Sosialisasi Rekrutmen TNI AD di SMAN 1 Gunung Meriah, Dandim Aceh Singkil Tegaskan Tidak Dipungut Biaya

Daftar Isi
ACEH SINGKIL - Komitmen memberikan informasi yang benar kepada generasi muda terkait proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat terus dilakukan Kodim 0109/Aceh Singkil. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi kepada para siswa SMAN 1 Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (14/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol M. Aminuddin, S.T., M.I.P. mengingatkan para siswa agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan bantuan atau menjanjikan kelulusan dalam proses rekrutmen TNI AD.

Pesan utama yang disampaikan adalah bahwa proses rekrutmen prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Para siswa yang memiliki cita-cita menjadi prajurit diminta mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan dan memanfaatkan informasi resmi dari TNI AD.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada pelajar sejak dini. Terlebih, informasi mengenai penerimaan prajurit kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan dengan mengaku dapat membantu calon peserta agar lolos seleksi.

Letkol M. Aminuddin menekankan bahwa calon prajurit harus mengandalkan kemampuan diri sendiri, mempersiapkan fisik dan mental, serta mengikuti seluruh tahapan seleksi secara jujur dan sportif.

Para siswa juga diingatkan untuk tidak menyerahkan sejumlah uang kepada siapa pun yang mengaku sebagai anggota TNI, panitia seleksi, perantara, maupun pihak lain yang menjanjikan kelulusan.

Jika ada pihak yang meminta uang dengan alasan dapat meluluskan calon peserta, kondisi tersebut patut dicurigai sebagai praktik percaloan.

Bekal Penting bagi Pelajar yang Ingin Jadi Prajurit

Bagi siswa SMAN 1 Gunung Meriah yang memiliki cita-cita menjadi anggota TNI AD, sosialisasi tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mempersiapkan diri jauh sebelum mengikuti seleksi.

Persiapan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga kondisi fisik, kesehatan, mental, kedisiplinan, serta kesiapan mengikuti seluruh rangkaian seleksi.

Karena itu, para pelajar dianjurkan mulai membangun pola hidup sehat, rajin berolahraga, menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan belajar, serta menjauhi berbagai kegiatan yang dapat merugikan masa depan.

Cita-cita menjadi prajurit TNI membutuhkan proses panjang dan persiapan yang matang. Tidak ada jalan pintas melalui pembayaran kepada pihak tertentu.

Peserta yang memenuhi persyaratan harus mengikuti mekanisme penerimaan sesuai aturan yang berlaku dan menjalani proses seleksi secara transparan.

Waspada Informasi Palsu dan Modus Calo

Perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat semakin mudah memperoleh informasi. Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang munculnya informasi palsu terkait penerimaan prajurit.

Para siswa diminta lebih berhati-hati ketika mendapatkan informasi mengenai rekrutmen TNI AD melalui media sosial, pesan pribadi, maupun orang yang mengaku memiliki akses khusus.

Informasi yang belum jelas sumbernya sebaiknya tidak langsung dipercaya atau disebarluaskan. Calon peserta dan orang tua dapat memastikan informasi melalui jalur resmi agar tidak menjadi korban penipuan.

Peringatan terhadap praktik percaloan juga penting disampaikan karena sebagian masyarakat masih beranggapan bahwa uang dapat menjadi jalan untuk memperoleh kelulusan dalam seleksi penerimaan prajurit.

Padahal, memberikan uang kepada oknum dengan iming-iming kelulusan bukan hanya berpotensi menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dapat menggagalkan kesempatan calon peserta untuk mengikuti proses secara benar. (*Rs)

Posting Komentar