Dorong Ketahanan Pangan, Babinsa Sambangi Warga Desa Blok 15 Bersihkan Gulma di Lahan Pekarangan

Daftar Isi
ACEH SINGKIL — Lahan pekarangan rumah tak selalu harus menjadi ruang kosong. Di tangan warga Desa Blok 15, Kecamatan Gunung Meriah, lahan tersebut mulai dimanfaatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga. Semangat itu mendapat perhatian dari Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Sertu Suratmen, yang menyambangi warga saat tengah melakukan pembersihan gulma di lahan pekarangan yang telah dimanfaatkan untuk kegiatan ketahanan pangan, Kamis (27/8/2026).

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga menjadi gambaran nyata bahwa upaya membangun ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui lahan pertanian dalam skala luas. Pekarangan rumah pun dapat menjadi ruang produktif yang memberikan manfaat bagi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung ketersediaan pangan di lingkungan masyarakat.

Sertu Suratmen turut memperhatikan proses pembersihan lahan dan mendorong warga agar menjaga serta mengelola pekarangan secara berkelanjutan. Pembersihan gulma menjadi salah satu langkah penting agar tanaman yang dibudidayakan dapat tumbuh lebih baik dan lahan tetap terawat.

Bagi warga Desa Blok 15, aktivitas sederhana tersebut memiliki makna yang lebih besar. Dari halaman rumah, ketahanan pangan dibangun sedikit demi sedikit dimulai dari membersihkan lahan, menanam, merawat, hingga nantinya memanen hasilnya.

Pendampingan Babinsa juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan bukan hanya dalam situasi tertentu, tetapi juga melalui kegiatan sehari-hari yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Pemanfaatan lahan pekarangan menjadi lahan produktif diharapkan dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi maupun kebutuhan pangan rumah tangga. Semangat gotong royong antara Babinsa dan warga menjadi modal penting untuk mewujudkan lingkungan yang mandiri, produktif, dan tangguh dalam menghadapi kebutuhan pangan.

Dari sebidang pekarangan, sebuah gerakan besar dapat dimulai: menanam untuk hari ini, memanen untuk keluarga, dan membangun ketahanan pangan untuk masa depan. (*Rs)

Posting Komentar